Chester F. Carlson, Penemu Mesin Fotocopy

Chester F. Carlson

Mesin Fotocopy merupakan mesin pengganda dokumen yang sangat cepat. Dengan mesin ini, kamu tak butuh sulit payah memperbanyak suatu dokumen semacam surat, makalah, diktat, serta lain sebagainya.

Tahukan Kamu siapa penemu mesin yang sangat berguna itu? Ya, penemu mesin totocopy bernama Chester F. Carlson.

Chester F. Carlson lahir di Amerika Serikat tepatnya di Seattle pada 8 Februari 1906. Orang tuanya seorang tukang cukur. Kondisi ekonomi keluarga yang susah memaksanya bekerja paruh waktu pada usia 14 tahun. Sejak belia, Carlson mempunyai pemikiran yang maju serta rasa keingintahuan yang tinggi.

Dengan usahanya sendiri, Carlson sukses meraih gelar sarjana fisika dalam waktu dua tahun di Institut Teknologi California. Selepas kuliah, Carlson sempat bergonta-ganti pekerjaan.

Terakhir kali, ketika bekerja sebagai analis paten di Mallory & Co., Carlson juga nyambi kuliah pada malam hari di Fakultas Hukum di Sekolah Tinggi New York. Seusai mendapat gelar sarjana hukum, ia terpilih menjadi Menejer Departemen Paten di Mallory. Tetapi hasilnya nyatanya hanya untuk memenuhi keperluan pribadinya saja.

Pada awal pernikahannya, ia berjuang memenuhi keperluan keluarga. Timbul keinginannya untuk menciptakan sesuatu yang ‘besar’ supaya dapat memberikan sumbangsih berarti bagi dunia, sekaligus keuntungan besar bagi dirinya. Tetapi ia tetap belum dapat membayangkan penelitian apa yang bakal diperbuat.

Dalam pekerjaan, Carlson menemukan kenyataan bahwa belum terdapat karbon pengopi guna mencatat spesifikasi paten, serta tidak ada langkah cepat memperoleh tambahan karbon. Opsinya jelas meperbuat pencetakan dengan anggaran mahal, alias menulis ulang dokumen-dokumen tersebut, dilanjutkan dengan waktu pengoreksian yang memakan waktu sangat lama. Saat itulah timbul pemikiran Carlson, mengenai alangkah pentingnya suatu alat pengganda dokumen dengan cara cepat.

Berangkat dari itulah, Carlson kemudian tenggelam dalam serangkaian pembacaan literatur fotografi, sejumlah penelitian, serta percobaan. Bahkan untuk mengejar cita-citanya itu, Carlson membikin suatu laboratorium kecil dekat Astoria serta mempekerjakan seorang Imigran asal Jerman sebagai asistennya. Hasilnya ia menemukan teknik penggandaan dokumen yang disebut xerografi.

Carlson segera mematenkan hasil kerjanya sebab khawatir bakal adanya penemuan serupa dari orang lain. Tetapi kekhawatirannya tidak terbukti sama sekali. Tidak ada satupun peneliti yang menggeluti bidang itu. Bahkan tidak tidak sedikit yang percaya bakal kegunaaan xerografi yang diciptakannya.

Sentimen negatif itu membikin Carlson kesusahan memperoleh perusahaan yang bersedia mengembangkan penemuannya. Dalam rentang waktu antara tahun 1939-1944, ia ditolak lebih dari 20 perusahaan tergolong IBM, GE, serta RCA. Itu membikin Carlson sempat hampir putus asa serta melupakan saja penemuannya. Tetapi setiap kali ia mengingat serta merasa penemuannya itu terlalu penting untuk diabaikan, Carlson kembali terpacu untuk mengembangkannya.

Tahun 1944, Battele Memorial Institute, suatu lembaga riset nirlaba berminat pada penemuan Carlson. Mereka lalu menandatangani nota kesepahaman pemecahan royalti serta mulai mengembangkan penemuan Carlson sampai menjadi produk aplikatif. Tahun 1947, Battele menjalin kerjasama dengan Haloid, suatu perusahaan kecil penghasil kertas gambar yang nanti berubah nama menjadi Xerox. Haloid diberi hak memproduksi mesin-mesin gambarkopi dengan prinsip xerografi.

Tahun 1959, alias 21 tahun seusai Carlson menemukan xerografi, diluncurkan mesin fotocopy canggih pertama yang diberi nama 914. Mesin ini mempunyai performa mengopi dokumen dengan cara cepat hanya dengan menekan suatu tombol. Tidak hanya itu, pembuatan serta penjualan mesin fotocopy berkembang menjadi industri raksasa. Carlson pun menjadi populer, dihormati, serta pasti saja sangat kaya.

Jika anda saat ini sedang mencari mesin fotocopy untuk usaha atau kantor anda, ada nih penyedia mesin fotocopy yang bagus, yaitu Jual Beli Fotocopy. Yukk kepoin websitenya 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *